Jumat, 21 Oktober 2011

Budaya Sekolah


Ciri bangsa yang maju adalah memiliki budaya dan tradisi yang baik. Karena budaya dan tradisi akan membentuk setiap diri individu yang ada pada bangsa itu. Sebab inilah pendidikan tak hanya menjadi teori saja tetapi juga harus menjadi budaya, tradisi atau kebiasaan.

SD Muhammadiyah Antapani Bandung telah mempunyai beberapa budaya sekolah yang baik. Budaya ini tercermin dari peraturan dan kebiasaan yang selalu dilakukan oleh guru dan siswa.

Budaya itu diantaranya adalah memperdengarkan bacaan ayat suci Al-Quran, dan Asmaul Husna setiap hari dari pukul 06.15 sampai 07.00, membaca Al-Quran setiap memulai pembelajaran, pengajian rutin bulanan untuk guru, KKG guru setiap hari sabtu.

Termasuk juga pembiasaan, seperti mengucapkan salam saat berjumpa, menyerahkan barang temuan kepada guru, pengumuman mengingatkan waktu shalat zuhur, tertib dan rapih saat di mesjid, menjawab adzan, melaksanakan shalat qabla dzuhur, Shalat zuhur dengan tertib, zikir dan berdoa bersama, dan shalat ba’da zuhur.

Selain itu SD Muhammadiyah mempunyai budaya sosial seperti cepat memberi bantuan terhadap korban bencana alam melalui koordinasi dengan Lembaga Zakat TAAT “Tabungan Akhirat”.


Penguatan Peran Serta Masyarakat

Masyarakat di lingkungan SD Muhammadiyah sangat mendukung keberadaan sekolah di lingkungan tersebut. SD Muhammadiyah selalu menjalin kerjasama yang saling menguntungkan dengan masyarakat. SD Muhammadiyah sudah menjalin kerjasama dengan orangtua siswa, lembaga sosial, LSM, dan perguruan tinggi.

Peran orang tua siswa SD Muhammadiyah 7 Bandung terwadahi melalui kelompok pengajian orang tua siswa bernama “Uswah”. Kelompok pengajian ini rutin mengadakan pengajian di sekolah setiap hari Selasa. Kelompok pengajian ini pun sering bekerja sama dengan sekolah dan Lembaga Zakat TAAT “Tabungan Akhirat” untuk mengadakan bakti sosial dan sumbangan untuk kaum dhuafa setiap bulan Ramadhan.

Peran serta masyarakat, khususnya orang tua siswa tercermin saat menjalankan ibadah kurban. Orang tua, masyarakat, dan guru berasama-sama memotong dan membagikan hewan kurban.

1 komentar:

Semoga terwujud dan dilancarkan Allah maha mulia, amin :)

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More